Cara Jokowi Basmi Koruptor di Jakarta

Jokowi

serba-artikel -- Meski tak pakai ponsel dan gadget seri keluaran terbaru, bukan berarti Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodogaptek alias gagap teknologi. 

Jokowi ternyata punya strategi khusus untuk mencegah terjadinya praktek korupsi dalam tata kelola pemerintahan yang dipimpinnya. Dengan memanfaatkan teknologi canggih, yakni sistem elektronik atau e-systems.

"Kita saat ini mengikuti perkembangan teknologi internet. Jadi nanti semuanya menggunakan e-systems," kata dia kepadaVIVAnews. 

Ada banyak varian sistem elektronik yang bisa digunakan untuk meminimalisasi korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).Jokowi mencotohkan salah satunya yakni, e-procurementyang digunakan dalam proses pengadaan barang dan jasa. 

"Terus untuk pembayaran nanti kita akan meniru sepertibilling system di hotel-hotel. Nanti di rumah sakit pemerintah juga akan diberlakukan sistem seperti itu, e-billing system," ucapnya

Dengan mengunakan sistem elektronik, Jokowi menjelaskan, pengontrolan aliran dana makin mudah. Segala penyelewengan akan cepat terdeteksi. 

"Kan jadi gampang mengontrolnya karena yang berhubungan bukan orang ke orang. Sehingga sulit untuk melakukan korupsi," terang dia.

Penggunaan sistem elektronik di semua bidang baru akan direalisasikan oleh Jokowi tahun depan. "Tahun depan sudah bisa diterapkan," paparnya.

Pemerintahan Gubernur Jokowi yang bersih dari praktek korupsi tentu saja jadi idaman masyarakat, selain kiprah mantan Walikota Solo itu mengatasi masalah akut ibukota. 

Sebelumnya, anggota Dewan Pembina Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo, berharap Joko Widodo sebagai Gubernur DKI Jakarta terpilih, dapat menciptakan pemerintahan yang bebas korupsi.

“Kami sangat berharap, Jokowi membuat pembaruan dan perubahan di pemerintahan ibu kota agar Jakarta bersih dari korupsi,” ujar Hashim dalam keterangan tertulis, Senin 15 Oktober 2012.

Tak hanya itu, Ketua Dewan Pembina Partai Gerinda, Prabowo punya pesan khusus padaJokowi: tidak boleh terlibat kasus korupsi dan menyengsarakan rakyat. Jika sampai melanggarnya, Prabowo berjanji akan turun ke jalan, memimpin demo menentang calon yang diusung partainya bersama PDIP. (eh)

sumber : viva

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar